Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Pragaan Latih Sikap Menjadi Dirigen

oleh -4 Dilihat
KIMKARYAMAKMUR.COM, Pragaan – Hari ini, Senin (05/06/2023) Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, melaksanakan pertemuan rutin di pendopo kecamatan Pragaan.
Organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri pegawai ASN kali ini memberi pendidikan dan latihan menjadi dirigen yang baik.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Pragaan Ibu Gita Sri Wahyuni mengatakan bahwa Pengurus Dharma Wanita dan Ibu PKK harus tahu menjadi dirigen lagu Indonesia Raya, Mars PKK dan Mars Dharma Wanita.
Beliau menjelaskan bahwa lagu Mars PKK punya ketukan birama 2/2. Adapun lagu Indonesia Raya punya birama ketukan 4/4. Gerakan tangan kanan seorang dirigen bertugas memimpin ketukan. Adapun tangan yang kiri itu penanda irama. Artinya besar kecil kecilnya suara diatur oleh tangan kiri. 
Ibu Gita menjelaskan bahwa dirigen adalah seseorang yang bertugas untuk tampil dan bertindak sebagai pemimpin langsung dalam penyajian musik atau paduan suara.
“Dalam memimpin paduan suara seorang dirigen sikapnya harus jelas, tegas dan dapat dilihat oleh semua anggota kelompok yang dipimpinnya,” katanya mengingatkan.
Beliau lalu mencontohkan lagu nasional Indonesia Raya dinyanyikan dengan semangat bergelora.
Lagu Kebangsaan, lanjutnya dapat dinyanyikan dengan diiringi alat musik, tanpa diiringi alat musik, ataupun diperdengarkan secara instrumental. 
“Seorang dirigen harus mempunyai wibawa yang memadai, karena dia harus memimpin sekian puluh atau ratusan orang yang harus taat kepada aturan-aturan teknis lagu,” jelasnya.
Ibu Gita melanjutkan bahwa Lagu Indonesia Raya mempunyai tanda birama ketukan 4/4. Artinya setiap birama ada empat hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat atau empat not seperempat dalam setiap birama. 
“Tiap birama terdiri dari empat ketukan,” ungkapnya.
Secara teknis beliau jelaskan seorang dirigen punya sikap tegap sempurna, memulai lagu selalu dimulai dengan tangan keatas.
“Setiap mulai gerakan tangan selalu keatas dan ditandai dengan tempo. Dimulai sikap tegak sempurna, tangan sejajar dengan dada. Yang penting kita mau belajar dan mau berlatih menjadi dirigen, pasti bisa.” Jelasnya memberi semangat. (Zbr/Hb).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.