Hari Asyuro, LAZISNU Desa Aeng Panas Santuni Anak Yatim

oleh -3 Dilihat
KIMKARYAMAKMUR.COM, Aeng Panas – Di bulan Muharram ini atau juga disebut bulan suro bagi masyarakat Jawa-Madura, bulan ini sering kali disebut bulannya anak yatim. Karena banyak orang atau organisasi keagaaman yang juga memberikan santunan kepada anak yatim. 
Pengurus Ranting (PR) Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdhatul Ulama (LAZISNU) Desa Aeng Panas Kecamatan Pragaan juga menyantuni sebanyak 17 anak yatim. Senin (08/08/22) 
Hal ini diketahui, Ahmad Hafidz selaku ketua PR LAZISNU Desa Aeng Panas pihaknya menyalurkan santunan kepada anak yatim di Desa Aeng Panas sebanyak 17 orang dengan cara mengunjungi ke rumah mereka. 
“Santunan anak yatim kepada 17 orang ini kami salurkan dengan cara datang  kerumahnya mereka masing-masing. Di Dusun Pesisir ada 5 orang (Faizal, Helna, Ina, Salman, Maulidia), Dusun Nong Malang ada 4 orang (Maisya, Jecky,Fahri, Amir), Dusun Galis 3 orang (Faqih, Aiman, Aril), sedangkan di Dusun Cecce’ ada 5 orang (Andi, Supandri, Fajar, Zainurrizal, dan Yuliyatuzzahroh)” Ungkapnya. 
Dalam proses penyaluran santunan ini. Hafidz, juga didampingi oleh Tholi’ Fuadi selaku sekretaris LAZISNU dan Tuhfatul Hasna selaku wakil ketua LAZISNU Desa Aeng Panas. 
Kemudian Ia Melanjutkan bahwa dengan cara mengunjungi kerumahnya dapat bersilaturahim dengan keluarganya dan bisa mengetahui kondisi sosialnya.
“Saya datangi rumah mereka masing-masing, disamping rasa ingin tahu saya ke rumahnya, saya juga niat silaturahim kepada keluarganya”. Lanjutnya
Hafidz juga merasa bahagia ketika sampai pada rumahnya mereka melihat kondisi mereka ada yang tersenyum tersipu malu, ada yang sedang asik bermain. 
“Ketika saya sampai pada rumah mereka Ada yang tersenyum tersipu malu, ada yang masih main layangan. Sungguh saya bahagia. Karena melihat mereka bahagia adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama” Tambahnya. 
Kemudian Ia melanjutkan dengan memberikan santunan yang berupa amplop yang berisi uang dari LAZISNU Pragaan, dan Ia juga mengusap kepala anak yatim. 
“Kami berikan kepada mereka santunan itu, lalu kami usap kepala mereka. Karena mengusap kepala anak yatim adalah anjuran dari Rasulullah SAW. Sedangkan hikmahnya adalah ada rasa peduli dan membentuk kasih sayang kepada mereka”. Pungkasnya. (Hfd/Hb).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.