Cepat Sekali, Lapor 112 Belum Satu Jam Lubang Jembatan Mampet Langsung Ditangani

oleh -15 Dilihat
KIMKARYAMAKMUR.COM, Pragaan – Cepat sekali, belum satu jam lapor call center kedaruratan 112 Sumenep tentang mampetnya lubang jembatan di Pakamban Laok yang menyebabkan air hujan tergenang di sisi kanan kiri jembatan, petugas langsung datang menangani.
Para petugas dari balai pemeliharaan jalan dan jembatan di Pamekasan dari PUPR RI (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia) langsung datang menembus rintik hujan yang masih tersisa. 
Sebelumnya, salah satu warga Zubairi saat hujan deras melaporkan melalui Call Center 112 bahwa terdapat genangan air di jembatan Pakamban sebab mampetnya lubang air sisi kanan kiri jembatan di lokasi jembatan Pakamban Laok kecamatan Pragaan.
Dirinya menyampaikan bahwa secara personal sudah lakukan upaya pengerukan tanah pada lubang semampunya namun hanya mampu menangani satu lubang saja.
“Hanya satu lubang yang tertangani. Mungkin karena tanahnya terlalu padat. Karena itu kami hubungi 112 agar disampaikan ke pihak yang berwenang. Eh, cepat sekali air belum kering genangan, sudah datang petugasnya. Terima kasih call center 112, terima kasih pada tim yang datang,” ungkap Zubairi warga pelapor kepada KIM Karya Makmur saat ditanya melalui telpon seluler.
Menurutnya, kondisi ini sesungguhnya sudah berlangsung agak lama, namun tak tahu kepada siapa harus melapor. 
“Selain terjadi pemadatan tanah yang terbawa arus hujan, akibat mampet itu, air tergenang agak lama meski hujan sudah reda, dan tentu dalam waktu panjang bisa merusak jembatan,” ucapnya lagi.
“Sekali lagi terima kasih call center 112, kecepatan penanganan melalui call center luar biasa. Terima kasih Bupati Sumenep, Jargon “Bismillah Melayani” tak sia sia. Terus menebar manfaat buat yang lainnya,” kata Zubairi mengapresiasi kerja Call Center 112 dan petugas PUPR.
Sementara itu, Ferdiansyah Tetrajaya selaku Kepala Dinas Kominfo Sumenep mengatakan bahwa kecepatan pelayanan itu merupakan arahan Bapak Bupati untuk langsung membantu pengaduan warga secepat mungkin. 
“Kita Tim lintas Satker, terkait kedaruratan standby 24 jam,” ungkapnya.
Ferdian berharap jika warga mengalami kedaruratan, jangan lupa menghubungi call center 112 untuk langsung disambungkan dengan perangkat daerah maupun satker yang menangani atau pihak lainnya di lintas sektor. 
“Kondisi musim hujan begini, kita harus antisipasi potensi potensi kerawanan. Jadi kita selalu awas, dan selalu standby.” Ungkapnya pada KIM Karya Makmur. (Zbr/Hb).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.